Di ujung pandemi



Ada yang menangis di balik daun talas

Menyanyikan lagu kematian

Merindukan kehangatan yang sudah mulai memanas

Bersama siaran dari corong masjid 

Yang menyuarakan lagi lagu sedih

Berita duka tentang kematian tanah dan surga

Ada yang mati 

Dan tak ditangisi 

Lalu ditertawakan

Dan diabaikan dibalik tayangan tayangan buram 

Lupakanlah bagaimana berjabat tangan

Tundukan saja kepala 

Lalu kedipkan mata

Mari kita rayakan rasa sakitnya



NB: Semoga pandemi lekas pergi dan kesedihan cepat terlewati

Surabaya 30-Maret-2020

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama