Menciptakan Kebiasaan Hidup Sehat dengan Mengkonsumsi Air Putih



Oleh: Nurul Qomariyah*


Tidak dapat dipungkiri bahwa air putih merupakan salah satu kebutuhan yang paling vital bagi kita, Air putih Mengandung banyak manfaat bagi manusia, Seperti firman Allah.


"Dan kami turunkan dari langit air yang amat bersih, agar kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati dan agar kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk kami, binatang-bintang ternak, dan manusia yang banyak” (QS Al-Furqon: 48-50)


Sebab apabila asupan air pada tubuh berada pada tingkat yang rendah, maka akan menyebabkan dehidrasi.


Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga keseimbangan zat gula dan garam menjadi terganggu, akibatnya tubuh tidak dapat berfungsi secara normal. Kandungan air di dalam tubuh manusia yang sehat adalah lebih dari 60% total berat badan.


Dehidrasi juga merupakan salah satu gejala yang menyebabkan berbagai dampak negatif bagi tubuh. Seperti misalnya memperlambat sistem kerja metabolisme, tubuh terasa mudah Letih, timbul berbagai macam penyakit, konsentrasi menurun, dan lain sebagainya.


Mengenal berbagai jenis air minum

1.Air purifikasi (Purified water)

Purified water (air purifikasi) atau air yang dimurnikan adalah air yang telah disaring atau diproses untuk menghilangkan kotoran seperti bahan kimia dan zat pencemar lainnya.


Biasanya diproduksi menggunakan air tanah atau air keran. Melalui proses pemurnian, banyak jenis kontaminan yang dibuang seperti bakteri, jamur, parasit, ganggang, logam (tembaga, timah), dan polutan kimia.


2.Air suling (Distilled water)

Distilled water atau air suling adalah salah satu jenis dari air yang dimurnikan. Air suling telah melalui proses distilasi untuk menghilangkan kotoran.


3.Air keran yang dimasak

Merebus air keran adalah cara mengolah air minum yang banyak dilakukan orang Indonesia. Air rebus terbilang cukup aman untuk diminum karena proses pemanasannya dapat membunuh bakteri atau kuman lain yang bisa mengganggu kesehatan.


Jenis air minum mana yang lebih sehat?

Air minum yang melalui proses penyaringan bisa menjadi pilihan yang tepat. Air murni 

(purified water) pada umumnya bebas dari 

logam, bahan kimia, dan kontaminan lainnya.


 Agar Tubuh kita tidak dehidrasi (Kekurangan Cairan) Maka kita Harus membiasakan minum air putih secara Rutin, Sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. Nah, ada yang perlu di simak nih, Selain kita tahu bahwa Air putih itu penting bagi kesehatan tubuh kita, Kita juga Harus tahu apa saja Aturan-aturan yg harus kita ikuti ketika minum air putih.


1.Ketahui jumlah asupan air yang perlu Anda konsumsi

Salah satu anjuran kesehatan yang cukup terkenal ialah minum air delapan gelas sehari. namun sebenarnya anjuran ini bisa dianggap Kurang pas karena kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Ada berbagai faktor yang menyebabkan kebutuhan air setiap orang menjadi beda, seperti umur, berat badan, rutinitas, dan lainnya.


2. Biasakan untuk duduk saat minum

Mungkin anjuran yang satu ini terdengar seperti hal yang sepele, bahkan sedikit yang melakukannya, mayoritas nih, minum dalam keadaan berdiri padahal itu tidak baik, Selain di larang dalam islam, juga tidak baik menurut medis dengan alasan Karena seseorang minum sambil berdiri, air tidak disaring dengan benar oleh ginjal. Hal ini akan membuat produk limbah masuk ke kandung kemih dan bercampur dengan darah yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal sampai sini bisa kita sadari, bahwa salah satu kerusaka ginjal adalah minum dalam keadaan berdiri. Namun sebenarnya minum air putih saat duduk memberikan berbagai dampak positif bagi tubuh. Seperti memperlancar sistem pencernaan, karena ketika minum sambil duduk, air akan turun ke usus secara lebih perlahan dan juga akan menyebabkan lambung lebih mudah mencerna makanan. 


3.Kurangi konsumsi air dingin

 Air dingin, apalagi yang mengandung es punya probabilitas kemungkinan untuk menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan Baik Secara irritable bowel syndrom (IBS) ataupun Kronis . Hal ini dapat terjadi karena adanya perbedaan suhu yang jauh antara tubuh dengan air yang dikonsumsi. Oleh karena itu sebaiknya ketika minum air putih, konsumsilah Sesuai temperatur dengan ruangan Anda berada. Atau akan lebih baik lagi bila yang dikonsumsi adalah air hangat.


4.Buat jadwal 

 Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kebutuhan air putih setiap orang berbeda-beda. Bila Anda sudah mengetahui seberapa banyak air putih yang harus dikonsumsi, maka ciptakanlah jadwal untuk mengonsumsinya, tanpa perlu harus menunggu Anda merasa haus.

Misalnya, pada pagi hari setelah bangun, minumlah 1 gelas air. Lalu satu gelas lagi sebelum dan sesudah sarapan. Pada siang hari lagi konsumsi lagi sebelum dan sesudah makan siang. Lalu pada saat malam hari, satu gelas lagi sebelum tidur. Dengan minum air putih secara rutin dan terjadwal maka asupan tubuh Anda pun akan selalu terpenuhi oleh kebutuhan air putih secara maksimal dan kelak memberikan berbagai kebaikan untuk kesehatan tubuh.


Namun perlu diingat, jangan minum air putih secara satu gelas langsung. Cobalah untuk mengonsumsi air putih secara bertahap, yakni seteguk demi seteguk, telan, ambil nafas, lalu ulangi lagi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari tenggorokan merasakan tersedak dan juga perut yang kaget karena terlalu banyaknya asupan air putih yang masuk ke dalam tubuh.


*Penulis adalah pengurus imaba Surabaya dan mahasiswa aktif prodi kebidanan universitas Dr.Soetomo Surabaya


Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama