PROPOSAL SEMINAR 2013


TERM OF REFERENCE
SEMINAR NASIONAL
IKATAN MAHASISWA BATA-BATA (IMABA)
WILAYAH SURABAYA MASA BHAKTI 2014-2015

Nama Kegiatan
Seminar Nasional Ikatan Mahasiswa Bata-Bata Wilayah Surabaya
Tema Kegiatan
“Benarkah Historis Islam Nusantara Sebagai Akar Budaya NKRI ? ”
Tujuan dan Target Kegiatan

·      Tujuan kegiatan tersebut adalah:
ü  Meciptakan ruang dialogis bagi mahasiswa dan masyarakat tentang kondisi sejarah Islam nusantara yang tersembunyi, dan apakah islam nusantara sebagai akar budaya NKRI di Negara kita sendiri?.
ü  Menyuguhkan konsepsi tentang islam nusantara yang sebenarnya.
ü  Memaparkan sejarah islam nusantara, dan korelasinya dengan budaya NKRI sebagai harga mati.
ü  Menguraikan efektifitas sejarah Islam nusantara melalui akar budaya NKRI dari fase ke fase dan menjaga, mengatahui sejarah islam nusantara yang tersembunyi, dan sejarah islam nusantara bukan semata urusan sosial politik belaka oleh sejarawan.
ü   
·      Target kegiatan tersebut adalah:
ü  Memberikan konstruksi pemahaman baru bagi para akademisi dan masyarakat umum, khususnya anggota IMABA tentang sejarah Islam nusantara, dan islam nusantara sebagai akar budaya NKRI yang terjadi di tanah air kita saat ini.
ü  Terciptanya sikap kritis para akademisi, khususnya anggota IMABA, dalam melakukan internalisasi dan reposisi konsep konsepsi sejarah islam nusantara yang tersembunyi.
ü  demi tercapainya Negara yang adil makmur dan sentosa, sebagaimana tercantum pada Undang-Undang 45.
ü  Memberikan kontribusi pemahaman secara utuh bagi para akademisi dan masyarakat umum tentang efektifitas sejarah Islam nusantara yang tersembunyi dan melalui budaya NKRI.
ü  Mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.

Bentuk Kegiatan
Diskusi Publik dan Sharing
Penanggungjawab Kegiatan
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Bata-bata
Pelaksana Kegiatan
Panitia yang diangkat oleh Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Bata-bata
Waktu Pelaksanaan
Hari/tanggal: Rabu 26 Maret 2014
Jumlah Peserta;
250 Peserta dari IMABA se-Nusantara, dan 50 Peserta dari delegasi oragnisasi lain, dan 700 Peserta Umum Seminar Nasional
Estimasi Dana
Rp. 56.840.000,-,- (Lima  Puluh Enam Juta Dhgelapan Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dengan estimasi dana terlampir.

A.    HANTARAN
Islam Nusantara sebagai sebuah kesatuan geografis, kesatuan budaya, kesatuan politik dan kesatuan ekonomi terbentuk melalui proses beradaban Islam, Ketika Indonesia merdeka kesatuan itu segera dikukuhkan kembali sebagai sebuah negara kesatuan berdasarkan ideologi Pancasila, yang merupakan warisan leluhur bangsa ini. Itulah sebabnya Pancasila diterima oleh bangsa ini dengan tangan terbuka karena memang sebelumnya telah hidup dan berkembang sebagai falsafah hidup bagi bangsa ini, sehingga walaupun berbeda budaya, berbeda suku dan berbeda agama, tetapi bisa hidup rukun dan bersatu saling tolong-menolong satu sama lain.
Jika memandang sejarah mengenai nusantara dari sisi Barat akan kita temukan juga bahwa Islam masuk Indonesia di abad ke-14 lewat pedagang Gujarat. Itulah yang banyak tertulis di buku teks pelajaran sejarah kita. Sejarah ini sudah banyak ditentang oleh cendekiawan-cendekiawan lain dengan mengungkapkan sejuta kebenaran, bahkan ada yang mengatakan  Faktanya Islam masuk ke Indonesia ketika Rasulullah masih hidup. ada yang mengatakan lagi bahwa  pembalseman mumi dengan kapur barus yang digunakan Firaun Mesir di masa Nabi Musa, itu ternyata adalah sebuah mineral yang diambil dari kampung Barus di dataran Sumatra. Itu bukti kuat bahwa Indonesia jauh-jauh hari sudah terjalin hubungan dengan dunia Timur Tengah, sehingga apa urusannya Islam harus menunggu hingga abad ke-14 untuk menyentuh nusantara?. Bukti lain, ternyata ditemukan sebuah peta kuno perjalanan pelayaran dari Timur Tengah ke Nusantara dari masa kekhalifahan Khulafaurrasyidin. Sebuah peta kuno yang termasuk sudah detil menggambarkan bentuk kepulauan Indonesia. pada saat yang sama dunia Barat masih berdebat apa bentuk sebenarnya Bumi. Jadi bangga bukan, Nusantara sudah tersyiar Islam sejak masa Rasulullah?
Seorang sejarawan mengatakan bahwa sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya. Barangkali ini pula yang terjadi dengan Majapahit, sebuah kerajaan maha besar masa lampau yang pernah ada di negara yang kini disebut Indonesia. Kekuasaannya membentang luas hingga mencakup sebagian besar negara yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara.
Namun demikian, ada sesuatu yang ‘terasa aneh’ menyangkut kerajaan yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih dapat ditemukan di kawasan Trowulan Mojokerto ini. bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada dalam sejarah masa lalu kepulauan Nusantra yang kini dkenal Indonesia. Inilah sesuatu yang terasa aneh tersebut. Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.
‘Kegelisahan’ semacam inilah yang mungkin kita kaji secara radikal terkait sejarah islam nusantara yang tersembunyi. Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat indonesia. Dan inilah yang harus di ungkap, Fakta Sejarah Kesultanan Majapahit Yang Tersembunyi. Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majpahit sesungguhnya adalah kerajaan Islam.
Ketika Islam Nusantara  berkembang dengan segala gelombang yang terjadi di sejak dulu kala, ketika Nusantara dalam penjajahan budaya-budaya lain dengan gigih mempertahankan identitas kenusantaraannya dan berjuang penuh melawan penjajah yang ingin melenyapkan kenusantaraan menjadi kebelandaan. dalam keterjajahan itu mengobarkan semangat revolusi dan perjuangan, karena itu ketika Nusantara merdeka menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak ragu lagi menjadi penjaga dan sekaligus penyangga serta perekat persatuan Indonesia, dalam menghadapi berbagai subversi.
Berangkat dari kondisi objektif itulah Seminar Nasional dengan tema “Benarkah Historis Islam Nusantara Sebagai Akar Budaya NKRI ? ” sangat relevan untuk dilaksanakan, dengan harapan, mampu memberikan pemahaman utuh serta kesiapan mengahadapi tantangan, dan pembenaran sejarah islam nusantara yang tersembunyi secara global.




B.    NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini bernama Seminar Nasional Ikatan Mahasiswa Bata-Bata Wilayah Surabaya”

C.    TEMA KEGIATAN

Tema dari acara di atas adalah: Benarkah Historis Islam Nusantara Sebagai Akar Budaya NKRI ?

D.    TUJUAN

1.    Meciptakan ruang dialogis bagi mahasiswa dan masyarakat tentang kondisi sejarah Islam nusantara, dan apakah islam nusantara sebagai akar budaya NKRI di Negara kita sendiri.
2.    Menyuguhkan konsepsi tentang islam nusantara yang sebenarnya.
3.    Memaparkan sejarah islam nusantara, dan korelasinya dengan budaya NKRI sebagai harga mati.
4.    Menguraikan efektifitas sejarah Islam nusantara melalui akar budaya NKRI dari fase ke fase dan menjaga, mengatahui sejarah islam nusantara yang tersembunyi, dan sejarah islam nusantara bukan semata urusan sosial politik belaka oleh sejarawan.

E.    TARGET

1.     Memberikan konstruksi pemahaman baru bagi para akademisi dan masyarakat umum, khususnya anggota IMABA tentang sejarah Islam nusantara, dan islam nusantara sebagai akar budaya NKRI yang terjadi di tanah air kita saat ini.
2.     Terciptanya sikap kritis para akademisi, khususnya anggota IMABA, dalam melakukan internalisasi dan reposisi konsep konsepsi sejarah islam nusantara yang tersembunyi.
3.     demi tercapainya Negara yang adil makmur dan sentosa, sebagaimana tercantum pada Undang-Undang 45.
4.     Memberikan kontribusi pemahaman secara utuh bagi para akademisi dan masyarakat umum tentang efektifitas sejarah Islam nusantara yang tersembunyi dan melalui budaya NKRI.
5.     Mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.


F.    BENTUK KEGIATAN

Kegiatan ini menggunakan pola sebagai berikut:
1.    Prolog singkat Moderator terkait dengan obyek pembahasan
2.    Penyampaian Materi Oleh Narasumber
3.    Dialog terbuka Peserta, Narasumber
4.    Kesimpulan

G.    WAKTU PELAKSANAAN

Kegiatan ini akan dilaksanakan: Rabu 26 Maret 2014 dengan manual acara terlampir.

H.    PELAKSANA KEGIATAN

Kegiatan ini dilaksanakan oleh panitia yang dibentuk oleh Ketua Umum IMABA berdasarkan SK Nomor: 01.B.II/05/DPP.IMABA/VIII/2013 Tanggal 02 Agustus 2013 Tentang Pembentukan Kepanitiaan Seminar Nasional dan Pelantikan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Bata-Bata.

I.      PESERTA

Peserta dalam acara “Seminar Nasional dan Pelantikan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Bata-bata” adalah:
1.      Pengurus Ikatan Mahasiswa Bata-bata se-Nusantara.
2.      Delegasi masing-masing wilayah (Jember, Malang, Surabaya, Semarang, Jogja, Jakarta, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kalimantan timur, Kalimantan barat)
3.      Delegasi Organisasi ekstra kampus di Jawa Timur
4.      Praktisi mahasiswa di lingkungan Campus UINSA

J.     ANGGARAN DANA

Acara ini menghabiskan dana sebesar Rp. 56.340.000,- (Lima Puluh Enam Juta Tiga Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) dengan estimasi dana terlampir.

K.    PENUTUP

Demikian project proposal ini kami buat untuk dijadikan bahan acuan dan pertimbangan. Atas bantuan dan partisipasi dari berbagai pihak demi suksesnya program tersebut, kami ucapkan banyak terima kasih.

Surabaya, 12 Maret 2014

Panitia Seminar Nasional
Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA)



Hariri Azhabi
Ketua
Ach. Zaini Dahlan
Sekretaris


Mengetahui;
Ketua Korwil IMABA Surabaya

Hodari
Ketua
Lampiran I

SUSUNAN PANITIA SEMINAR NASIONAL
IKATAN MAHASISWA BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2014-2015


No
Nama
Jabatan dalam Kepanitiaan
1
Junaidi S. hum
Habibi S.Hum
Mudasir S.Thi
Fandi S. Fil
Steering Committee
2
Hariri
Ketua
3
Subairi
Wakil Ketua
4
Ach. Zaini
Sekretaris
5
M.Kalimullah
Sekretaris II
6
Riyanto
Bendahara
7
M.Salim
Sie. Acara
8
Hamim Kubwono
Sie. Pubdekdok
9
Ach. Holil
Sie. Man-Kes
10
Hzen Zainullah
Sie. Trans-Akom
11
Badrut Tamam
Sie. Humas




Lampiran II

NARASUMBER DAN MODERATOR
SEMINAR NASIONAL IKATAN MAHASISWA BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2014-2015

No
Nama
Jabatan
1
1.     Prof. Dr. Qomaruddin Hidayat
2.     Herman Sinung Janutama.
3.     Hasyim Muzadi
Kisi-kisi Materi:
·    Konsep konsepsi historis islam nusantara yang tersembunyi, dan akar budaya NKRI Yang harga mati, dari fase ke fase.
·    Memahami eksistensi sejarah islam nusantara, dan budaya NKRI secara utuh.
·    Tantangan Implementatif; dari permasalahan konseptual-teoritis, hingga persoalan operasional-praktis. 
·    Historis islam nusantara dan NKRI relasinya dengan kehidupan nyata. Agama, budaya, ekonomi, politik.

1.    Prof. Dr. Qomaruddin Hidayat, rektor UIN syarif hidayatullah
2.     Herman Sinung Janutama.persoalana filsafat dan kebudayaan, staf peneliti lembaga cahya nusantara.
3.     Hasyim Muzadi, pusat NU


2
Bahaudin. S.Pdi
Moderator (Dosen Fakultas Trabiyah, dan Mantan Sekretaris IMABA pusat se-Nusantara.





Lampiran III

TAKSASI DANA
SEMINAR NASIONAL
IKATAN MAHASISWA BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2014-2015

A.       Kesekretariatan

No
Uraian
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah
1
Stempel kegiatan
2 Buah
25.000,-
50.000,-
2
Kertas HVS
2 Rem
25.000,-
50.000,-
3
Amplop dan kop surat
2 Pak
40.000,-
80.000,-
4
Trinta printer
2 Buah
30.000,-
50.000,-
5
Stopmap
100 Buah
500,-
50.000,-
6
Penggandaan Proposal
20 Buah
5.000,-
100.000,-
7
Pembuatan Sertifikat
700 Buah
  3.000.-
2.100.000,-
8
Pembuatan Stiker
200 Buah
  2.500.-
   400.000,-
9
Pembuatan Vandal
5 Buah
25.000,-
   500.000,-
10
Pembuatan Block Note
700 Buah
  5.000,-
3.500.000,-
11
Pembuatan ID-Card
50 Buah
  2.000,-
   750.000,-
12
Penggandaan Materi
1.500 Buah
1.000,-
750.000,-
13
Spidol Besar
10 Buah
3.000.-
30.000,-

Total


8.410.000,-


B.        Konsumsi

No
Uraian
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah
1
Snack Peserta
700 Buah
3.000,-
2.100.000,-
2
Snack Panitia
50 Bks
10.000,-
500.000,-
3
Makan Panitia
50 Bks
5.000,-
250.000,-
4
Air Mineral
30 Dos
15.000,-
450.000,-
5
Makan Narasumber (1 org)
1 Ktk
30.000,-
30.000,-
6
Snack Narasumber (2 org)
1 Ktk
20.000.-
20.000,-
9
Snack Moderator
1 Ktk
15.000,-
15.000,-
10
Makan Moderator
1 Ktk
15.000,-
15.000,-

Total


3.380.000,-
C.        Dokumentasi,  Publikasi dan Akomodasi

No
Uraian
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah
1
Spanduk Rentang
4 Buah
250.000,-
1.000.000,-
2
Benner
2 Buah
200.000,-
400.000,-
3
Pamflet Besar
100 Buah
3.000,-
300.000,-
4
Stiker
700 Buah
2.500,-
1.750.000,-
5
Sewa Gedung
1 Buah
8.000.000,-
8.000.000,-

Total


11.450.000,-
D.        Honorarium.

No
Uraian
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah
1
Narasumber
4  Orang
2.500.000,-
10.000.000,-
3
Moderator
1 Orang
400.000,-
400.000,-

Delegasi IMABA se-nusantara
12 Delegasi
100.000
100.000

Delegasi Organisasi Ekstra
20 Organisasi Ekstra

100.000

Total


6.100.000,-

Total General                                                                                                                                                                                                                                    
No
Uraian


Jumlah
1
Kesekretariatan


8. 410.000,-
2
Konsumsi


5.380.000,-
3
DPA


8.450.000,-
4
Honoirarium


2.900.000,-

Total


56.840.000,-






Lampiran IV
MANUAL ACARA
SEMINAR NASIONAL IKATAN MAHASISWA BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2013-2015

Tanggal
Waktu
Uraian Kegiatan
TEMPAT
Rabu,
26 Maret 2014
08.00-09.30
Pembukaan dan Prosesi Pelantikan
MC:
·       Khourul Umam
Nafiri Kalam Ilahi:
·      Jazuli Dardiri
Prakata Panitia:
·      Hariri  (Ketua Panitia)
·      Sambutan:
-          Muhamad Salim Segaf  (Ketua Umum IMABA pusat)
-          Hodari (Ketua Wilayah SBY)
-          RH. Tohir Zain Abd. Hamid, S.Pdi. (Dewan Pengasuh PP. Mambaul Ulum Bata-Bata)
-          Penasehat IMABA SBY, Syukur M.Pd.i
-          Penutup:
·      Junaidi S. Hum
AUDITORIUM campus UINSA (universitas islam negri sunan ampel surabaya)
09.30-10.00
Coffi Break
AUDITORIUM campus UINSA
09.30-12.00
Seminar Nasional,
Tema; Benarkah Historis Islam Nusantara Sebagai  Akar Budaya NKRI ?
Pemateri:
-          Prof. Dr. Qomaruddin Hidayat
-          Herman Sinung Janutama.
-          Hasyim Muzadi
1.       Moderator:
Bahauddin S.Pd.i
AUDITORIUM campus UINSA
12.00-13.00
Chek Out
AUDITORIUM campus UINSA



إرسال تعليق

Post a Comment (0)

أحدث أقدم