TERM OF REFERENCE
SEMINAR NASIONAL
IKATAN MAHASISWA BATA-BATA (IMABA)
WILAYAH SURABAYA MASA
BHAKTI 2014-2015
Nama Kegiatan
|
Seminar Nasional Ikatan
Mahasiswa Bata-Bata Wilayah Surabaya
|
Tema Kegiatan
|
“Benarkah Historis
Islam Nusantara Sebagai Akar Budaya NKRI ? ”
|
Tujuan dan Target
Kegiatan
|
· Tujuan
kegiatan tersebut adalah:
ü Meciptakan ruang dialogis bagi mahasiswa dan masyarakat
tentang kondisi sejarah Islam nusantara yang tersembunyi, dan apakah islam
nusantara sebagai akar budaya NKRI di Negara kita sendiri?.
ü Menyuguhkan konsepsi tentang islam nusantara
yang sebenarnya.
ü Memaparkan sejarah islam nusantara, dan
korelasinya dengan budaya NKRI sebagai harga mati.
ü Menguraikan efektifitas sejarah Islam nusantara melalui
akar budaya NKRI dari fase ke fase dan menjaga, mengatahui sejarah islam
nusantara yang tersembunyi, dan sejarah islam nusantara bukan semata urusan
sosial politik belaka oleh sejarawan.
ü
· Target
kegiatan tersebut adalah:
ü Memberikan konstruksi pemahaman baru bagi para akademisi dan masyarakat umum, khususnya anggota
IMABA tentang sejarah Islam nusantara, dan islam nusantara sebagai akar
budaya NKRI yang terjadi di tanah air kita saat ini.
ü Terciptanya sikap kritis para akademisi, khususnya
anggota IMABA, dalam melakukan internalisasi dan reposisi konsep konsepsi sejarah islam nusantara yang tersembunyi.
ü demi tercapainya Negara yang
adil makmur dan sentosa, sebagaimana tercantum pada Undang-Undang 45.
ü Memberikan kontribusi pemahaman secara utuh bagi para
akademisi dan masyarakat umum tentang efektifitas sejarah Islam nusantara yang
tersembunyi dan melalui budaya NKRI.
ü Mempersiapkan
diri menghadapi tantangan global.
|
Bentuk
Kegiatan
|
Diskusi Publik dan Sharing
|
Penanggungjawab
Kegiatan
|
Ketua
Umum Ikatan Mahasiswa Bata-bata
|
Pelaksana Kegiatan
|
Panitia yang diangkat oleh Ketua
Umum Ikatan Mahasiswa Bata-bata
|
Waktu Pelaksanaan
|
Hari/tanggal: Rabu 26 Maret 2014
|
Jumlah
Peserta;
|
250 Peserta dari IMABA se-Nusantara, dan 50
Peserta dari delegasi oragnisasi lain, dan 700 Peserta Umum
Seminar Nasional
|
Estimasi
Dana
|
Rp. 56.840.000,-,- (Lima Puluh Enam Juta Dhgelapan Ratus Empat Puluh
Ribu Rupiah) dengan estimasi dana terlampir.
|
A. HANTARAN
Islam Nusantara sebagai
sebuah kesatuan geografis, kesatuan budaya, kesatuan politik dan kesatuan
ekonomi terbentuk melalui proses beradaban Islam, Ketika Indonesia merdeka
kesatuan itu segera dikukuhkan kembali sebagai sebuah negara kesatuan berdasarkan
ideologi Pancasila, yang merupakan warisan leluhur bangsa ini. Itulah sebabnya
Pancasila diterima oleh bangsa ini dengan tangan terbuka karena memang
sebelumnya telah hidup dan berkembang sebagai falsafah hidup bagi bangsa ini,
sehingga walaupun berbeda budaya, berbeda suku dan berbeda agama, tetapi bisa
hidup rukun dan bersatu saling tolong-menolong satu sama lain.
Jika memandang sejarah
mengenai nusantara dari sisi Barat akan kita temukan juga bahwa Islam masuk
Indonesia di abad ke-14 lewat pedagang Gujarat. Itulah yang banyak tertulis di
buku teks pelajaran sejarah kita. Sejarah ini sudah banyak ditentang oleh
cendekiawan-cendekiawan lain dengan mengungkapkan sejuta kebenaran, bahkan ada
yang mengatakan Faktanya Islam masuk ke
Indonesia ketika Rasulullah masih hidup. ada yang mengatakan lagi bahwa pembalseman mumi dengan kapur barus yang
digunakan Firaun Mesir di masa Nabi Musa, itu ternyata adalah sebuah mineral
yang diambil dari kampung Barus di dataran Sumatra. Itu bukti kuat bahwa
Indonesia jauh-jauh hari sudah terjalin hubungan dengan dunia Timur Tengah,
sehingga apa urusannya Islam harus menunggu hingga abad ke-14 untuk menyentuh
nusantara?. Bukti lain, ternyata ditemukan sebuah peta kuno perjalanan
pelayaran dari Timur Tengah ke Nusantara dari masa kekhalifahan
Khulafaurrasyidin. Sebuah peta kuno yang termasuk sudah detil menggambarkan
bentuk kepulauan Indonesia. pada saat yang sama dunia Barat masih berdebat apa
bentuk sebenarnya Bumi. Jadi bangga bukan, Nusantara sudah tersyiar Islam sejak
masa Rasulullah?
Seorang sejarawan mengatakan
bahwa sejarah
itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat
tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya. Barangkali ini pula yang
terjadi dengan Majapahit, sebuah kerajaan maha besar masa lampau yang pernah
ada di negara yang kini disebut Indonesia.
Kekuasaannya membentang luas hingga mencakup sebagian besar negara yang kini
dikenal sebagai Asia Tenggara.
Namun demikian, ada sesuatu
yang ‘terasa aneh’
menyangkut kerajaan yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih
dapat ditemukan di kawasan Trowulan Mojokerto ini. bahwa Majapahit adalah
sebuah kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada dalam sejarah
masa lalu kepulauan Nusantra yang kini dkenal Indonesia.
Inilah sesuatu yang terasa aneh
tersebut. Pemahaman sejarah
tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis
yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’
akan mengungkapkan fakta
yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang
selama ini dalam khazanah sejarah
masyarakat Nusantara.
‘Kegelisahan’ semacam inilah
yang mungkin kita kaji secara radikal terkait sejarah islam nusantara yang
tersembunyi. Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai
Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah
pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia
adalah kerajaan Hindu dan Islam
masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang
dan ada dalam masyarakat indonesia. Dan inilah yang harus di ungkap, Fakta
Sejarah
Kesultanan Majapahit Yang Tersembunyi. Beberapa fakta
dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majpahit sesungguhnya adalah
kerajaan Islam.
Ketika Islam Nusantara berkembang dengan segala gelombang yang
terjadi di sejak dulu kala, ketika Nusantara dalam penjajahan budaya-budaya
lain dengan gigih mempertahankan identitas kenusantaraannya dan berjuang penuh
melawan penjajah yang ingin melenyapkan kenusantaraan menjadi kebelandaan.
dalam keterjajahan itu mengobarkan semangat revolusi dan perjuangan, karena itu
ketika Nusantara merdeka menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak ragu
lagi menjadi penjaga dan sekaligus penyangga serta perekat persatuan Indonesia,
dalam menghadapi berbagai subversi.
Berangkat dari kondisi
objektif itulah Seminar Nasional dengan tema “Benarkah Historis Islam
Nusantara Sebagai Akar Budaya NKRI ? ” sangat relevan untuk
dilaksanakan, dengan harapan, mampu memberikan pemahaman utuh serta kesiapan
mengahadapi tantangan, dan pembenaran sejarah islam nusantara yang tersembunyi
secara global.
B.
NAMA
KEGIATAN
Kegiatan ini bernama “Seminar
Nasional Ikatan Mahasiswa Bata-Bata Wilayah Surabaya”
C.
TEMA KEGIATAN
Tema dari acara di atas adalah: “Benarkah
Historis Islam Nusantara Sebagai Akar Budaya NKRI ? ”
D. TUJUAN
1. Meciptakan ruang dialogis bagi mahasiswa dan masyarakat
tentang kondisi sejarah Islam nusantara, dan apakah islam nusantara sebagai
akar budaya NKRI di Negara kita sendiri.
2. Menyuguhkan konsepsi tentang islam
nusantara yang sebenarnya.
3. Memaparkan sejarah islam
nusantara, dan korelasinya dengan budaya NKRI sebagai harga mati.
4. Menguraikan efektifitas sejarah Islam nusantara melalui
akar budaya NKRI dari fase ke fase dan menjaga, mengatahui sejarah islam
nusantara yang tersembunyi, dan sejarah islam nusantara bukan semata urusan
sosial politik belaka oleh sejarawan.
E. TARGET
1. Memberikan konstruksi pemahaman baru bagi para akademisi
dan masyarakat umum, khususnya anggota IMABA tentang sejarah Islam nusantara,
dan islam nusantara sebagai akar budaya NKRI yang terjadi di tanah air kita
saat ini.
2. Terciptanya sikap kritis para akademisi, khususnya anggota
IMABA, dalam melakukan internalisasi dan reposisi konsep konsepsi sejarah islam nusantara yang tersembunyi.
3. demi tercapainya Negara yang adil makmur dan sentosa, sebagaimana tercantum pada
Undang-Undang 45.
4. Memberikan kontribusi pemahaman secara utuh bagi para
akademisi dan masyarakat umum tentang efektifitas sejarah Islam nusantara yang
tersembunyi dan melalui budaya
NKRI.
5. Mempersiapkan
diri menghadapi tantangan global.
F. BENTUK KEGIATAN
Kegiatan
ini menggunakan pola sebagai berikut:
1. Prolog singkat Moderator terkait dengan
obyek pembahasan
2. Penyampaian Materi Oleh Narasumber
3. Dialog terbuka Peserta, Narasumber
4. Kesimpulan
G. WAKTU
PELAKSANAAN
Kegiatan ini akan
dilaksanakan: Rabu 26 Maret 2014
dengan manual acara terlampir.
H. PELAKSANA
KEGIATAN
Kegiatan ini
dilaksanakan oleh panitia yang dibentuk oleh Ketua
Umum IMABA berdasarkan SK Nomor: 01.B.II/05/DPP.IMABA/VIII/2013 Tanggal 02 Agustus 2013 Tentang Pembentukan Kepanitiaan Seminar Nasional dan
Pelantikan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa
Bata-Bata.
I.
PESERTA
Peserta dalam acara “Seminar Nasional dan
Pelantikan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Bata-bata” adalah:
1.
Pengurus
Ikatan Mahasiswa Bata-bata se-Nusantara.
2.
Delegasi
masing-masing wilayah (Jember, Malang, Surabaya, Semarang, Jogja, Jakarta,
Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kalimantan timur, Kalimantan barat)
3.
Delegasi
Organisasi ekstra kampus di Jawa Timur
4.
Praktisi
mahasiswa di lingkungan Campus UINSA
J. ANGGARAN
DANA
Acara ini menghabiskan dana sebesar Rp. 56.340.000,- (Lima Puluh Enam Juta Tiga Ratus
Empat Puluh Ribu Rupiah) dengan estimasi dana
terlampir.
K. PENUTUP
Demikian project
proposal ini kami buat untuk dijadikan bahan acuan dan pertimbangan. Atas bantuan dan partisipasi dari berbagai pihak demi
suksesnya program tersebut, kami ucapkan banyak terima kasih.
Surabaya, 12 Maret 2014
Panitia
Seminar Nasional
Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA)
Hariri
Azhabi
Ketua
|
Ach.
Zaini Dahlan
Sekretaris
|
Mengetahui;
Ketua
Korwil IMABA
Surabaya
Hodari
Ketua
Lampiran I
SUSUNAN PANITIA
SEMINAR NASIONAL
IKATAN MAHASISWA
BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2014-2015
No
|
Nama
|
Jabatan dalam Kepanitiaan
|
1
|
Junaidi S. hum
Habibi S.Hum
Mudasir S.Thi
Fandi S. Fil
|
Steering Committee
|
2
|
Hariri
|
Ketua
|
3
|
Subairi
|
Wakil Ketua
|
4
|
Ach. Zaini
|
Sekretaris
|
5
|
M.Kalimullah
|
Sekretaris II
|
6
|
Riyanto
|
Bendahara
|
7
|
M.Salim
|
Sie. Acara
|
8
|
Hamim Kubwono
|
Sie. Pubdekdok
|
9
|
Ach. Holil
|
Sie. Man-Kes
|
10
|
Hzen Zainullah
|
Sie. Trans-Akom
|
11
|
Badrut Tamam
|
Sie. Humas
|
Lampiran II
NARASUMBER DAN
MODERATOR
SEMINAR NASIONAL IKATAN MAHASISWA
BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2014-2015
No
|
Nama
|
Jabatan
|
1
|
1.
Prof.
Dr. Qomaruddin Hidayat
2.
Herman
Sinung Janutama.
3.
Hasyim
Muzadi
Kisi-kisi Materi:
·
Konsep konsepsi
historis islam nusantara yang tersembunyi, dan akar budaya NKRI Yang harga
mati, dari fase ke fase.
·
Memahami eksistensi
sejarah islam nusantara, dan budaya NKRI secara utuh.
·
Tantangan Implementatif;
dari permasalahan konseptual-teoritis, hingga persoalan
operasional-praktis.
·
Historis
islam nusantara dan NKRI relasinya dengan kehidupan nyata. Agama, budaya,
ekonomi, politik.
|
1.
Prof.
Dr. Qomaruddin Hidayat, rektor UIN syarif hidayatullah
2.
Herman
Sinung Janutama.persoalana filsafat dan kebudayaan, staf peneliti lembaga
cahya nusantara.
3.
Hasyim
Muzadi, pusat NU
|
2
|
Bahaudin. S.Pdi
|
Moderator (Dosen Fakultas Trabiyah, dan Mantan
Sekretaris IMABA pusat se-Nusantara.
|
Lampiran
III
TAKSASI DANA
SEMINAR NASIONAL
IKATAN MAHASISWA
BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2014-2015
A. Kesekretariatan
No
|
Uraian
|
Jumlah
Satuan
|
Harga Satuan
|
Jumlah
|
1
|
Stempel
kegiatan
|
2
Buah
|
25.000,-
|
50.000,-
|
2
|
Kertas
HVS
|
2
Rem
|
25.000,-
|
50.000,-
|
3
|
Amplop
dan kop surat
|
2
Pak
|
40.000,-
|
80.000,-
|
4
|
Trinta
printer
|
2
Buah
|
30.000,-
|
50.000,-
|
5
|
Stopmap
|
100
Buah
|
500,-
|
50.000,-
|
6
|
Penggandaan
Proposal
|
20
Buah
|
5.000,-
|
100.000,-
|
7
|
Pembuatan
Sertifikat
|
700
Buah
|
3.000.-
|
2.100.000,-
|
8
|
Pembuatan
Stiker
|
200
Buah
|
2.500.-
|
400.000,-
|
9
|
Pembuatan
Vandal
|
5
Buah
|
25.000,-
|
500.000,-
|
10
|
Pembuatan
Block Note
|
700
Buah
|
5.000,-
|
3.500.000,-
|
11
|
Pembuatan
ID-Card
|
50
Buah
|
2.000,-
|
750.000,-
|
12
|
Penggandaan
Materi
|
1.500
Buah
|
1.000,-
|
750.000,-
|
13
|
Spidol
Besar
|
10
Buah
|
3.000.-
|
30.000,-
|
Total
|
8.410.000,-
|
B.
Konsumsi
No
|
Uraian
|
Jumlah Satuan
|
Harga Satuan
|
Jumlah
|
1
|
Snack
Peserta
|
700
Buah
|
3.000,-
|
2.100.000,-
|
2
|
Snack
Panitia
|
50
Bks
|
10.000,-
|
500.000,-
|
3
|
Makan
Panitia
|
50
Bks
|
5.000,-
|
250.000,-
|
4
|
Air
Mineral
|
30
Dos
|
15.000,-
|
450.000,-
|
5
|
Makan
Narasumber (1 org)
|
1
Ktk
|
30.000,-
|
30.000,-
|
6
|
Snack
Narasumber (2 org)
|
1
Ktk
|
20.000.-
|
20.000,-
|
9
|
Snack
Moderator
|
1
Ktk
|
15.000,-
|
15.000,-
|
10
|
Makan
Moderator
|
1
Ktk
|
15.000,-
|
15.000,-
|
Total
|
3.380.000,-
|
C.
Dokumentasi, Publikasi dan Akomodasi
No
|
Uraian
|
Jumlah Satuan
|
Harga Satuan
|
Jumlah
|
1
|
Spanduk
Rentang
|
4
Buah
|
250.000,-
|
1.000.000,-
|
2
|
Benner
|
2
Buah
|
200.000,-
|
400.000,-
|
3
|
Pamflet
Besar
|
100
Buah
|
3.000,-
|
300.000,-
|
4
|
Stiker
|
700
Buah
|
2.500,-
|
1.750.000,-
|
5
|
Sewa
Gedung
|
1
Buah
|
8.000.000,-
|
8.000.000,-
|
Total
|
11.450.000,-
|
D.
Honorarium.
No
|
Uraian
|
Jumlah Satuan
|
Harga Satuan
|
Jumlah
|
1
|
Narasumber
|
4
Orang
|
2.500.000,-
|
10.000.000,-
|
3
|
Moderator
|
1
Orang
|
400.000,-
|
400.000,-
|
Delegasi
IMABA se-nusantara
|
12
Delegasi
|
100.000
|
100.000
|
|
Delegasi
Organisasi Ekstra
|
20
Organisasi Ekstra
|
100.000
|
||
Total
|
6.100.000,-
|
Total General
No
|
Uraian
|
Jumlah
|
||
1
|
Kesekretariatan
|
8. 410.000,-
|
||
2
|
Konsumsi
|
5.380.000,-
|
||
3
|
DPA
|
8.450.000,-
|
||
4
|
Honoirarium
|
2.900.000,-
|
||
Total
|
56.840.000,-
|
Lampiran
IV
MANUAL ACARA
SEMINAR NASIONAL IKATAN MAHASISWA
BATA-BATA (IMABA)
MASA BHAKTI 2013-2015
Tanggal
|
Waktu
|
Uraian Kegiatan
|
TEMPAT
|
Rabu,
26 Maret 2014
|
08.00-09.30
|
Pembukaan dan Prosesi
Pelantikan
MC:
·
Khourul Umam
Nafiri Kalam
Ilahi:
·
Jazuli
Dardiri
Prakata
Panitia:
·
Hariri (Ketua Panitia)
·
Sambutan:
-
Muhamad
Salim Segaf (Ketua
Umum IMABA pusat)
-
Hodari
(Ketua Wilayah SBY)
-
RH.
Tohir Zain Abd. Hamid, S.Pdi. (Dewan Pengasuh
PP. Mambaul Ulum Bata-Bata)
-
Penasehat
IMABA SBY, Syukur M.Pd.i
-
Penutup:
· Junaidi
S. Hum
|
AUDITORIUM
campus UINSA (universitas islam negri sunan ampel surabaya)
|
09.30-10.00
|
Coffi Break
|
AUDITORIUM
campus UINSA
|
|
09.30-12.00
|
Seminar Nasional,
Pemateri:
-
Prof.
Dr. Qomaruddin Hidayat
-
Herman
Sinung Janutama.
-
Hasyim
Muzadi
1.
Moderator:
Bahauddin S.Pd.i
|
AUDITORIUM
campus UINSA
|
|
12.00-13.00
|
Chek
Out
|
AUDITORIUM
campus UINSA
|
إرسال تعليق