Tanah ku di tembak mati
Airku ku dibakar hangus
Aku dibuang dan dikucilkan
Teman temanku di anak tiri kan
Lalu angin memberi kabar
"Selamat datang di surga baru
Destinasi penuh adrenalin
Penuh cemooh, caci maki dan sumpah serapah
Silahkan tetap di kanan jika anda ingin menonton
Silahkan tetap di kiri jika anda ingin menikmati"
Pohon rubuh menimpa kami
Tak sanggup lagi berdiri menahan malu
Telah hidup di tanah mati
Suara senapan bersahutan
Mengingatkan puing sisa gubuk yang di bumi hanguskan
Surat pengumuman diterbitkan
Ladang berkumpul di belakang istana
Istana diletakkan di samping kandang
Kandang dipenuhi babi dan anjing liar
Anjing dan babi saling berbagi peran
Tikus dan kucing dari jauh menertawakan
Di kejauhan
Kakek tua tersenyum kecut dengan mata sungai Ciliwung
Menatap dari bawah
Ujung bendera sepenuhnya merah
Rachman Afandi
Gresik
28 Agustus 2020

إرسال تعليق